Manfaat Singkong Bagi Ibu Hamil dan Janin

Manfaat Singkong Bagi Ibu Hamil dan Janin

Dikenal sebagai jenis makanan alternatif, ternyata vitamin dan nutrisi yang dimiliki singkong tak bisa dipandang sebelah mata.

Singkong kaya akan berbagai antioksidan, vitamin B, A, dan sejumlah senyawa alami lainnya. Dengan banyaknya kandungan nutrisi pada ubi kayu ini, tentu saja manfaat yang diberikan untuk ibu hamil sangat besar.

Selain bagi ibu hamil, singkong bisa menjadi sumber nutrisi untuk janin yang anda kandung. Selain mengenyangkan, berbagai macam efek positif bisa anda rasakan ketika mengonsumsi singkong.

Di dalam ubi kayu ini, anda bisa mendapatkan zat kalori dalam jumlah cukup. Kalori inilah yang berperan memberikan tenaga selama kehamilan.

Uniknya lagi, kandungan gula yang dimiliki tanaman ini lebih kecil dibanding nasi. Bagi yang ingin mengontrol gula darah selama kehamilan, singkong adalah sumber makanan yang tepat untuk dicoba.

Nah, untuk anda yang penasaran apa saja manfaat singkong untuk kehamilan, berikut ini beberapa ulasannya untuk anda.

Berbagai Manfaat Singkong Untuk Kehamilan

  • Memperkuat sistem imun

Di dalam singkong terdapat banyak sekali zat antioksidan. Zat tersebut bermanfaat agar sistem imun menjadi lebih kuat. Efeknya, ibu hamil dan janin lebih tahan terhadap serangan infeksi dan virus.

Selain itu, sistem imun yang baik juga bermanfaat agar resiko tumor dan kanker menjadi lebih ditekan. Konsumsi singkong rebus secara teratur. Atau anda bisa menjadikannya sebagai alternatif makanan pengganti nasi.

  • Mencerdaskan janin

Siapa sangka, dibalik umbi satu ini anda bisa mendapatkan zat asam amino yang berfungsi mencerdaskan janin. Proses perkembangan jaringan otak janin menjadi lebih optimal sehingga anak pun akan terlahir cerdas.

Adanya kandungan asam glutamik, trosin, dan tripothan juga semakin memaksimalkan manfaat singkong sebagai bahan makanan alami untuk meningkatkan kecerdasan janin.

  • Mencegah anemia

Singkong kaya akan zat besi. Di tiap 100 gram singkong anda bisa mendapatkan asupan zat besi sebesar 0.7 mg. Resiko anemia pun bisa anda minimalisir dengan mengonsumsi umbi kayu ini.

Zat besi bertugas memperlancar produksi sel darah merah. Gejala-gejala anemia pun bisa teratasi berkat konsumsi singkong. Anda pun bisa mencoba mengonsumsi daunnya pula untuk memaksimalkan asupan zat besi yang anda terima.

  • Mengurangi resiko osteoporosis

Selama kehamilan, resiko osteoporosis yang dimiliki ibu hamil lebih besar. Pasalnya tulang akan menyangga beban yang lebih berat selama 9 bulan.

Oleh sebab itu anda mesti memperoleh asupan vitamin K dan salah satunya ada pada singkong. Vitamin K di dalam singkong ini bisa mencegah resiko osteoporosis serta keluhan-keluhan nyeri tulang lainnya. Selain itu pertumbuhan tulang janin pun lebih optimal berkat konsumsi vitamin K yang cukup.

  • Memaksimalkan perkembangan janin

Singkong merupakan sumber protein nabati. Kandungannya lebih tinggi dibandingkan pisang maupun kentang. Protein nabati sendiri bermanfaat mendukung pertumbuhan jaringan tubuh.

Kesehatan kulit, jantung, otot, hingga organ tubuh lainnya pun bisa anda jaga seoptimal mungkin. Selain memaksimalkan perkembangan, protein juga bermanfaat untuk meningkatkan antibodi ibu hamil dan janin.

Demikian berbagai macam manfaat singkong bagi ibu hamil dan janin. Anda bisa menjadikan umbi satu ini sebagai salah satu alternatif pengganti nasi putih. Semoga bermanfaat.